Syekh Bahauddin Naqsyabandi

Naqsyabandiyah merupakan salah satu tarekat sufi yang paling luas penyebaran nya, dan terdapat banyak di wilayah Asia Muslim (meskipun sedikit di antara orang-orang Arab) serta Turki, Bosnia-Herzegovina, dan wilayah Volga Ural.

KH Abdurahman Wahid

Kyai Nyleneh Nan Kharismatik

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rahasia "517" ►► Selamat Datang Di Blog Kami "517" Blognya Para Pecinta Tasawuf, Sejarah Serta Penebar Cinta Kasih
Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Wednesday, May 22, 2013

Hizib Dalam Tasawuf

Secara harfiah Hizib dapat diartikan sebagai golongan, atau kelompok bahkan ada yang mengartikan sebgai tentara, Kata Hizib muncul di Al-Quran sebanyak beberapa kali yaitu :
1. Surat Al Maaidah ayat 56 :
Dan barang siapa yang menjadikan Allah ta’ala, RosulNya dan orang-orang yang beriman sebagai pemimpin, maka sesungguhnya Golongan (Hizbu) Alloh-lah sebagai pemenang.
2. Surat Al Kahfi ayat 12 :
Kemudian Kami bangunkan mereka, agar Kami mengetahui manakah diantara kedua golongan (Al hizbaini) itu yang lebih tepat dalam menghitung berapa lamanya mereka tinggal didalam gua itu
3. Surat Ar Ruum ayat 32 :
dari orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. setiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan (HIzbin) mereka
4. Surat Al Fathiir ayat 6 :
Sungguh setan itu membawa permusuhan bagimu, maka perlakukanlah ia sebagai musuh, sesungguhnya mereka mengajak Golongannya (Hizbuhu) agar menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.
5. Surat Al Mujaadilah ayat 19 :
Setan telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka lupa mengingat Alloh ta’ala; mereka itulah golongan (Hizbu) setan. Ketahuilah bahwa golongan (Hizba) setan lah yang merugi.
6. Surat Mujadiilaah ayat 22 :
Engkau tidak akan mendapatkan satu kaum yang beriman kepada Allah ta’ala dan kepada hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan RasulNya, sekalipun orang-orang itu bapaknya, anaknya, saudaranya atau keluarganya. Mereka itulah orang-orang yang didalam hatinya telah ditanamkan Allah keimanan dan Allah telah menguatkan mereka dengan pertolongan/ ruh yang datang dari Dia. Lalu dimasukkannya mereka kedalam syurga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai, mereka kekal didalamnya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha. Merekalah golongan (Hizbu) Allah. Ingatlah sesungguhnya golongan (Hizba) Allah-lah yang beruntung.

Grand Shaikh Al-Azhar: Keterlibatan Kanal Islami Dalam Konflik Politik Rugikan Islam

Grand Shaikh Al-Azhar Prof. DR. Ahmad Thayeb menegaskan bahwa saat ini merupakan kesempatan emas bagi Al-Azhar untuk bekerja dengan seluruh kemampuannya demi mengembalikan kejayaannya di masa lalu. Beliau juga menegaskan bahwa Al-Azhar tidak akan mungkin berkhianat terhadap agama dan syariat Allah SWT.. Pasca kunjungannya ke Uni Emirat Arab, beliau mengatakan bahwasanya bukan tugas Dewan Ulama Senior untuk setuju atau tidak terhadap setiap draft undang-undang yang akan disahkan di Mesir. Akan tetapi, tugas Dewan Ulama Senior adalah menjelaskan kepada umat apakah draft suatu undang-undang sesuai dengan syariat Islam atau tidak. Beliau juga mengisyaratkan bahwa sebagian poin dari draft undang-undang sukuk (obligasi) yang diajukan oleh MPR Mesir sesuai dengan syariat, namun sebagian poin yang lain tidak sesuai dengan syariat. Dan Dewan Ulama Senior memberikan syarat-syarat dalam draft undang-undang sukuk tersebut agar tidak mengganggu aset-aset fundamental milik negara.

Wednesday, May 1, 2013

Lahirnya Firqah Salafi (Hanbaliyyah)

Aliran Salaf (Hanbaliyah)
                    Kalau yang dimaksud aliran salaf dalam masalah akidah dan theologi adalah mengikuti manhaj salafus saleh (faham Imam Malik, imam Ahmad bin Hanbal), maka sebenarnya aliran Ahlus Sunnah wal Jama’ah (Ays’ariyah dan Maturidiyah) juga mengikuti manhaj salaf tersebut. Maka bisa dikatakan dalam theologi : aliran Salafiyah-Asy’ariyah dan Salafiyah-Maturidiyah.

                      Namun pada kenyataannya, karena sebagian orang-orang penganut mazhab fiqih Hanbali masih mencurigai aliran Asy’ariyah (bermazhab Syafi’i dalam fiqih) dan Maturidiyah (bermazhab Hanafi dalam fiqih) mereka tetap menentang kedua aliran tersebut. Jadi yang dimaksud aliran salaf dalam pembahasan sekarang ini adalah aliran salaf pengikut mazhab Hanbali dalam fikih atau aliran Salafiyah-Hanbaliyah.

HANYA NU YANG MAMPU BENDUNG WAHABI

Apa dan Bagaimana langkah Nahdlatul Ulama (NU) dan pesantren mencegah pergerakan Wahabi Salafi di Indonesia yang masuk ke kampung-kampung dan desa? Untuk menjawab kegelisahan ini, Majalah Risalah NU melakukan wawancara dengan Ketua Umum PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj. Berikut petikan wawancaranya:


Bagaimana sebenarnya Wahabi di Indonesia?

Itu sebenarnya sudah lama, tapi eksisnya sejak tahun 80-an setelah Arab Saudi membuka LIPIA (Lembaga llmu Pengetahuan Islam dan Arab). Ketika itu direkturnya masih bujangan yang kawin dengan orang Bogor. Kemudian menampakkan kekuatannya, bahkan mereka membuka yayasan-yayasan.

Setahu saya ada 12 yayasan yang pertama kali dibentuk. Antara lain As-Shafwah, Assunnah, Annida, Al-Fitrah, Ulil Albab, yang semuanya didanai oleh masyarakat Saudi, bukan oleh negaranya. Contoh, Assunah dibangun oleh Yusuf Ba'isa di Cirebon, di Kali Tanjung, Kraksan. Sekarang ketuanya Prof. Salim Badjri, muridnya adalah Syarifuddin yang ngebom Polresta Cirebon beberapa waktu lalu. Dan satu lagi yang ngebom gereja Bethel di Solo namanya Ahmad Yusuf.

Sunday, April 14, 2013

Menguak Hakikat di Balik Muhammad dan Sholawat

Akibat pernyataan Sufi tua bahwa Sholawat sudah menjadi sunnatullah, Ustadz Dul Wahab, ustadz Jembudin at-Takriri, Ustadz Zakari as-Salaf  diiringi delapan orang muridnya dengan bersungut-sungut mendatangi pesantren sufi dan meminta penjelasan tentang pernyataan yang dianggap berlebihan yang potensial akan mempertuhan Muhammad bin Abdullah. Sufi tua yang sedang berbincang dengan Guru Sufi, Sufi Kenthir, Sufi Sudrun, Sufi Senewen, Dullah, Sukiran, dan Roben memasang wajah sangar memandang para ustadz yang akan memprotes pernyataannya.
    “Aku cuma mau meladeni orang yang mau menerima Kebenaran faktual, riil dan empirik,” kata Sufi tua ketus,”Orang yang pikirannya dibutakan oleh tafsir teks dan menolak semua fakta riil dan kenyataan empirik, silahkan keluar. Maksudku, orang seperti itu tidak perlu penjelasan tapi langsung duel sebagai laki-laki karena orang seperti itu tidak bisa diajak tukar pikiran.”

Friday, April 12, 2013

Misteri Pengarang syi'eir Tanpo Waton

Gus Dur
Di awal tahun 2011 pertama kali aku mendengar syiir tanpo waton di karang nongko di acara pengajiannya kiai husain, rutinan malam pitulasan. syiir tersebut di kumandangkan sebelum dan sesudah pengajian, syiirnya begitu menyentuh kalbu, dan mulai bait awal sampai akhir penuh makna, seluruh syiir tersebut mengandung ajaran mulai dasar sampai ke ajaran yg lebih tinggi, andai ada orang yg baru masuk islam dan hanya syiir an ini jd pegangan insya Allah dia selamat dunia akhirat.

Setelah selesei mengaji aku minta syiiran ini dari para santri melalui bleutoot dari hp ke hp
sesampai di rumah aju dengarkan lagi syiiran ini,tanpa bisa di cegah hati tergetar , perasaan begitu syahdu....air mata jatuh bercucuran, setiap kali ku ulangi syiiran ini aku menangis tersedu....begitu kuat daya magis  syiir tanpo waton ini
Beberapa bulan kemudian ketika aku pergi ketulangan sidoarjo ke rumahnya gus yusup, di rumah gus yusup sudah ada tamu seorang tua yg memakai busana muslim tapi lusuh sekali, aku tidak tahu siapa orang tua ini, tiba - tiba hpku berdering dan kebetulan nada deringnya adalah syiir tanpo waton, orang tua ini meneruskan syiir tanpo waton dari hpku dg suara yg lembut tapi serak sekali dan kulihat matanya mulai berkaca - kaca, singkat kata kami akhirnya membahas syiir tanpo waton ini, berkali kali aku bertanya kepada orang tua ini arti kata yg tidak aku mengerti di syiir tanpo waton ini, orang tua ini menjawab dg sangat gamblang sekali, aku bersyukur di pertemukan dg orang tua ini, lewat gus yusup akhirnya aku tahu siapa sebenarnya orang ini, orang ini adalah teman gus yusup yg setiap kali kalau gus yusup mengalami kegundahan dalam hatinya orang ini datang dg tiba tiba tanpa di undang ke rumah gus yusup dan memberi jalan keluar

Biografi Syeikh Ahmad Khatib Sambas

            
Syekh Akhmad Khathib Sambas
Syeikh Ahmad Khatib Sambas adalah seorang ulama yang mendirikan perkumpulan Thariqah Qadiriyah Naqsyabandiyah. Perkumpulan thariqah ini merupakan penyatuan dan pengembangan terhadap metode dua thariqat sufi besar. yakni Qadiriyah dan Naqsyabandiyah.

               Ahmad Khatib Sambas dilahirkan di daerah Kampung Dagang, Sambas, Kalimantan Barat, pada bulan shafar 1217 H. bertepatan dengan tahun 1803 M. dari seorang ayah bernama Abdul Ghaffar bin Abdullah bin Muhammad bin Jalaluddin. Ahmad Khatib terlahir dari sebuah keluarga perantau dari Kampung Sange’. Pada masa-masa tersebut, tradisi merantau  memang masih menjadi bagian dari cara hidup masyarakat di Kalimantan Barat.

            Sebagai sebuah daerah yang dibangun oleh Raja Tengah, keturunan dari raja Brunei Darussalam, pada tahun 1620 M. dan menobatkan diri sebagai sebuah kerajaan sepuluh tahun kemudian. Maka wilayah Sambas adalah daerah yang telah memiliki ciri-ciri kemusliman khusus sejak Raden Sulaiman yang bergelar Muhammad Tsafiuddin dinobatkan sebagai Sultan Sambas pertama.
            Pada waktu itu, rakyat Sambas hidup dari garis agraris dan nelayan. Hingga ditandatanganinya perjanjian antara Sultan Muhammad Ali Tsafiuddin (1815-1828) dengan pemerintahan kolonial Belanda pada tahun 1819 M. Perjanjian ini membentuk sebuah pola baru bagi masyarakat Sambas yakni, perdagangan maritim.

Monday, April 1, 2013

Tahanan Palestina Ubah Penjara Israel Jadi Pusat Tahfidz Al-Qur’an


Para tahanan Palestina berusaha benar-benar menghabiskan hari-hari mereka di balik jeruji pendudukan Israel. Mereka mungkin mengalami beragam tindakan represif dan pelecehan oleh sipir penjara Israel. Tapi ternyata mereka berhasil mewujudkan banyak keistimewaan melalui ragam inovasi yang mereka lahirkan, terutama di bulan Ramadan.
Yang paling menonjol adalah keistimewaan mereka dalam hal interaksi dengan Al Quran selama bulan Ramadhan. Sebagian besar tahanan memanfaatkan detik demi detik di bulan suci di penjara, untuk memperbanyak interaksi dengan Al Quran, membaca, menghafal, belajar tajwid dan tilawah, memperdalam isi Al Quran. Jadilah, penjara-penjara Israel itu sebagai pusat-pusat pendidikan dan penghafalan Al Quranul Karim. Subhanallah.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More