Syekh Bahauddin Naqsyabandi

Naqsyabandiyah merupakan salah satu tarekat sufi yang paling luas penyebaran nya, dan terdapat banyak di wilayah Asia Muslim (meskipun sedikit di antara orang-orang Arab) serta Turki, Bosnia-Herzegovina, dan wilayah Volga Ural.

KH Abdurahman Wahid

Kyai Nyleneh Nan Kharismatik

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rahasia "517" ►► Selamat Datang Di Blog Kami "517" Blognya Para Pecinta Tasawuf, Sejarah Serta Penebar Cinta Kasih
Showing posts with label Inspiratif. Show all posts
Showing posts with label Inspiratif. Show all posts

Saturday, August 2, 2014

Falsafah jawa...

kartun jawa
* Urip Iku Urup (Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik, tapi sekecil apapun manfaat yang dapat kita berikan, jangan sampai kita menjadi orang yang meresahkan masyarakat).
* Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta dur Hangkara
(Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak).
* Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti (segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar)

Friday, January 10, 2014

KONSEP BAROKAH

Berkah yang berupa kasih sayang Tuhan itu memunculkan ketenangan secara batin dan mendorong kebahagiaan secara fisik.
Konsep berkah sangat berkaitan dengan konteks keagamaan. Dia menggambarkan spiritualitas Islam dan sensibilitas yang berkaitan dengan mistisisme. Berkah dikonotasikan sebagai ekspresi sekaligus manifestasi Islam yang universal.

Berkah diambil dari kata baraka. Allah SWT menggunakan kata ini dalam bentuk jamak, barakat. Artinya adalah rahmat, kasih sayang, dan kekuatan supranatural yang diberikan Tuhan kepada manusia.

Sunday, May 12, 2013

Doa

Doa adalah komunikasi antara yang tak berdaya kepada Yang Punya segalanya
juga adalah sambung-sinyal antara alam dengan Penciptanya
Merupakan peristiwa mahadahsyat bagi yang mata-bashirahnya tidak buta

Jika sebelum berdoa kita menyadari,Siapa kita, siapa Dia Ta'ala,
akan tumbuh rasa harap yang memicu adab kita
Manakah mungkin kita tidak beradab saat berdoa?

Doa yang kita hayati isinya,
akan melapangkan dada kita dari problematika kehidupan kita
akan membuat tenang kita,Karena merasa dalam "pelukan" Dzat Yang Mengasihi kita
Apatah mungkin kita berani bermalas-malasan setelahnya?

Doa yang Dia sukai,
adalah jika lisan, pikiran dan hati kita sama
karena Dia Mengetahui yang kita lantunkan maupun yang kita sembunyikan dalam hati dan pikiran
Bagaimana mungkin kita berdoa sambil pikiran melayang kemana-mana?
Na'udzubillahi min dzalik..!

Doa yang baik di waktu yang Dia suka
sebab itu hendaknya kita kenali kapan semua itu
Bukankah kita juga tidak suka jika orang lain minta sesuatu di waktu yang tidak tepat bagi kita?

Setelah berdoa,
adalah saat-saat nan istimewa untuk memperhatikan bagaimana Dia menyapa kita
bukan sekedar wujud dari hasil doa kita,
tapi betapa luar biasa bahwa Dia berkenan menyapa kita !!!
Inilah yang membuat para shalihin suka berdoaDan mengutamakan doa lebih dari berupaya,
dan doanya menginspirasi upayanya

Doa yang benar isinya dan adab pendoanya,
menginspirasi ikhtiar dan amal shalih kita
Dengan doa, kita bisa mentransformasi hidup kita
Dengan doa, kita bisa menyemangati kekaryaan kita
Dengan doa, kita bisa membuat hidup lebih hidup
Insya Allah..!!

Yang paling penting,
jika kita rajin berdoa, tetapi hidup kita menjadi makin MALAS,
berarti ada yang  KURANG SEMPURNA atau SALAH dalam ikrar Syahadatain kita !!!

Astaghfirullah...
Laa haula wa laa quwwata illa billahi.
Wallahu a'lam bishshawwab. []

Thursday, May 2, 2013

Saya Anti-Demokrasi

Kalau ada bentrok antara Ustadz dengan Pastur, pihak Depag, Polsek, dan Danramil harus menyalahkan Ustadz, sebab kalau tidak itu namanya diktator mayoritas. Mentang-mentang Ummat Islam mayoritas, asalkan yang mayoritas bukan yang selain Islam – harus mengalah dan wajib kalah. Kalau mayoritas kalah, itu memang sudah seharusnya, asalkan mayoritasnya Islam dan minoritasnya Kristen. Tapi kalau mayoritasnya Kristen dan minoritasnya Islam, Islam yang harus kalah. Baru wajar namanya.
Kalau Khadhafi kurang ajar, yang salah adalah Islam. Kalau Palestina banyak teroris, yang salah adalah Islam. Kalau Saddam Hussein nranyak, yang salah adalah Islam. Tapi kalau Belanda menjajah Indonesia 350 tahun, yang salah bukan Kristen. Kalau amerika Serikat jumawa dan adigang adigung adiguna kepada rakyat Irak, yang salah bukan Kristen. Bahkan sesudah ribuan bom dihujankan di seantero Bagdad, Amerika Serikatlah pemegang sertifikat kebenaran, sementara yang salah pasti adalah Islam.

“Agama” yang paling benar adalah demokrasi. Anti demokrasi sama dengan setan dan iblis. Cara mengukur siapa dan bagaiman yang pro dan yang kontra demokrasi, ditentukan pasti bukan oleh orang Islam. Golongan Islam mendapat jatah menjadi pihak yang diplonco dan dites terus menerus oleh subyektivisme kaum non-Islam.

Kaum Muslimin diwajibkan menjadi penganut demokrasi agar diakui oleh peradaban dunia. Dan untuk mempelajari demokrasi, mereka dilarang membaca kelakuan kecurangan informasi jaringan media massa Barat atas kesunyatan Islam.
Orang-orang non-Muslim, terutama kaum Kristiani dunia, mendapatkan previlese dari Tuhan untuk mempelajari Islam tidak dengan membaca Al-Quran dan menghayati Sunnah Rasulullah Muhammad SAW, melainkan dengan menilai dari sudut pandang mereka.

Wednesday, May 1, 2013

Syekh Maruf Al Karkhi ra

Diriwayatkan -kedua orang tua Abu Mahfuzh Ma'ruf bin Firuz al-Karkhi adalah penganut agama Kristen. Pengisahan seorang imam Syi ah yang bernama 'Ali bin Musa ar-Riza mengenai bagaimana Ma'ruf sampai memeluk agama Islam umumnya kurang dipercayai. Ma'ruf adalah seorang tokoh mistik yang terkemuka di kota Baghdad. Ia meninggal dunia pada tahun 200 H/815 M.

MENGAPA MA'RUF AL-KARKHI MENGANUT AGAMA ISLAM ?

Kedua orang tua Ma'ruf al-Karkhi beragama Kristen. Di sekolah, gurunya pernah berkata: "Tuhan adalah yang ketiga dari yang bertiga".
Ma'ruf membantah: "Tidak, Tuhan itu adalah Allah yang Esa'.
Si guru memukul Ma'ruf tetapi ia tetap dengan bantahannya. Pada suatu hari kepala sekolah memukuli Ma'ruf habis-habisan. Karena itu Ma'ruf melarikan diri dan tidak seorang pun tahu ke mana perginya. Kedua orang tua Ma'ruf berkata:
"Asalkan dia mau pulang, agama apa pun yang hendak dianut-nya akan kami anut pula".
Ma'ruf menghadap 'Ali bin Musa ar-Riza yang kemudian membimbingnya ke dalam Islam. Beberapa lama telah berlalu. Pada suatu hari Ma'ruf pulang dan mengetuk pintu rumah orang tuanya.
"Siapakah itu?", tanya kedua orang tuanya. "Ma'ruf", jawabnya.
"Agama apakah yang telah engkau anut?" "Agama Muhammad Rasulullah". Ayah-bundanya segera menganut agama Islam pula.

HANYA NU YANG MAMPU BENDUNG WAHABI

Apa dan Bagaimana langkah Nahdlatul Ulama (NU) dan pesantren mencegah pergerakan Wahabi Salafi di Indonesia yang masuk ke kampung-kampung dan desa? Untuk menjawab kegelisahan ini, Majalah Risalah NU melakukan wawancara dengan Ketua Umum PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj. Berikut petikan wawancaranya:


Bagaimana sebenarnya Wahabi di Indonesia?

Itu sebenarnya sudah lama, tapi eksisnya sejak tahun 80-an setelah Arab Saudi membuka LIPIA (Lembaga llmu Pengetahuan Islam dan Arab). Ketika itu direkturnya masih bujangan yang kawin dengan orang Bogor. Kemudian menampakkan kekuatannya, bahkan mereka membuka yayasan-yayasan.

Setahu saya ada 12 yayasan yang pertama kali dibentuk. Antara lain As-Shafwah, Assunnah, Annida, Al-Fitrah, Ulil Albab, yang semuanya didanai oleh masyarakat Saudi, bukan oleh negaranya. Contoh, Assunah dibangun oleh Yusuf Ba'isa di Cirebon, di Kali Tanjung, Kraksan. Sekarang ketuanya Prof. Salim Badjri, muridnya adalah Syarifuddin yang ngebom Polresta Cirebon beberapa waktu lalu. Dan satu lagi yang ngebom gereja Bethel di Solo namanya Ahmad Yusuf.

Tuesday, April 23, 2013

Nasihat Imam Ja’far Ash-Shadiq ra. Tentang Ilmu

Sahabat,
Menyimak nasihat dari para kekasih Allah SWT kemudian merenungkan dan berusaha mengamalkannya adalah menjadi tekad kita semua dalam rangka mensucikan qalbu dan diri kita. Nah, dalam tulisan kali ini, kami sajikan ajaran Imam Ja’far Ash-Shadiq ra. seorang ulama akhlaq yang merupakan salah satu keturunan Rasulullah SAW yang terkenal berakhlak mulia, faqih dalam Al-Quran, Hadits dan wawasan keislaman di zamannya.
BismillahirRahmaniRahim
Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa aali Muhammad.
Ilmu adalah landasan setiap kemuliaan dan puncak maqam (kedudukan) yang tinggi. Itulah sebabnya Nabi saw bersabda:
“Menjadi kewajiban dari setiap muslim, pria maupun wanita, untuk mencari ilmu.”, terutama ilmu tentang ketakwaan dan keyakinan.
Imam Ali kw berkata:
“Carilah ilmu, meskipun sampai ke negeri Cina.” Terutama ilmu untuk mengenal diri – yang di dalamnya terkandung ilmu tentang Tuhan.
Rasulullah saw juga bersabda:
“Barangsiapa mengenal dirinya maka dia mengenal Rabb-nya; terlebih, hendaknya kamu memiliki ilmu yang tanpa ilmu itu, tak ada tindakan yang dianggap benar, yaitu ilmu Ikhlas. Kami berlindung kepada Allah dari ilmu yang tidak bermanfaat.” Yaitu dari ilmu yang bertentangan dengan perbuatan-perbuatan yang dikerjakan secara ikhlas.

Sunday, April 14, 2013

Menguak Hakikat di Balik Muhammad dan Sholawat

Akibat pernyataan Sufi tua bahwa Sholawat sudah menjadi sunnatullah, Ustadz Dul Wahab, ustadz Jembudin at-Takriri, Ustadz Zakari as-Salaf  diiringi delapan orang muridnya dengan bersungut-sungut mendatangi pesantren sufi dan meminta penjelasan tentang pernyataan yang dianggap berlebihan yang potensial akan mempertuhan Muhammad bin Abdullah. Sufi tua yang sedang berbincang dengan Guru Sufi, Sufi Kenthir, Sufi Sudrun, Sufi Senewen, Dullah, Sukiran, dan Roben memasang wajah sangar memandang para ustadz yang akan memprotes pernyataannya.
    “Aku cuma mau meladeni orang yang mau menerima Kebenaran faktual, riil dan empirik,” kata Sufi tua ketus,”Orang yang pikirannya dibutakan oleh tafsir teks dan menolak semua fakta riil dan kenyataan empirik, silahkan keluar. Maksudku, orang seperti itu tidak perlu penjelasan tapi langsung duel sebagai laki-laki karena orang seperti itu tidak bisa diajak tukar pikiran.”

Friday, April 12, 2013

Biografi Syeikh Ahmad Khatib Sambas

            
Syekh Akhmad Khathib Sambas
Syeikh Ahmad Khatib Sambas adalah seorang ulama yang mendirikan perkumpulan Thariqah Qadiriyah Naqsyabandiyah. Perkumpulan thariqah ini merupakan penyatuan dan pengembangan terhadap metode dua thariqat sufi besar. yakni Qadiriyah dan Naqsyabandiyah.

               Ahmad Khatib Sambas dilahirkan di daerah Kampung Dagang, Sambas, Kalimantan Barat, pada bulan shafar 1217 H. bertepatan dengan tahun 1803 M. dari seorang ayah bernama Abdul Ghaffar bin Abdullah bin Muhammad bin Jalaluddin. Ahmad Khatib terlahir dari sebuah keluarga perantau dari Kampung Sange’. Pada masa-masa tersebut, tradisi merantau  memang masih menjadi bagian dari cara hidup masyarakat di Kalimantan Barat.

            Sebagai sebuah daerah yang dibangun oleh Raja Tengah, keturunan dari raja Brunei Darussalam, pada tahun 1620 M. dan menobatkan diri sebagai sebuah kerajaan sepuluh tahun kemudian. Maka wilayah Sambas adalah daerah yang telah memiliki ciri-ciri kemusliman khusus sejak Raden Sulaiman yang bergelar Muhammad Tsafiuddin dinobatkan sebagai Sultan Sambas pertama.
            Pada waktu itu, rakyat Sambas hidup dari garis agraris dan nelayan. Hingga ditandatanganinya perjanjian antara Sultan Muhammad Ali Tsafiuddin (1815-1828) dengan pemerintahan kolonial Belanda pada tahun 1819 M. Perjanjian ini membentuk sebuah pola baru bagi masyarakat Sambas yakni, perdagangan maritim.

Monday, April 1, 2013

Tahanan Palestina Ubah Penjara Israel Jadi Pusat Tahfidz Al-Qur’an


Para tahanan Palestina berusaha benar-benar menghabiskan hari-hari mereka di balik jeruji pendudukan Israel. Mereka mungkin mengalami beragam tindakan represif dan pelecehan oleh sipir penjara Israel. Tapi ternyata mereka berhasil mewujudkan banyak keistimewaan melalui ragam inovasi yang mereka lahirkan, terutama di bulan Ramadan.
Yang paling menonjol adalah keistimewaan mereka dalam hal interaksi dengan Al Quran selama bulan Ramadhan. Sebagian besar tahanan memanfaatkan detik demi detik di bulan suci di penjara, untuk memperbanyak interaksi dengan Al Quran, membaca, menghafal, belajar tajwid dan tilawah, memperdalam isi Al Quran. Jadilah, penjara-penjara Israel itu sebagai pusat-pusat pendidikan dan penghafalan Al Quranul Karim. Subhanallah.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More